Seksi Pengawasan Keselamatan

Seksi Pengawasan Keselamatan mempunyai tugas melakukan pengujian kendaraan bermotor, perbengkelan dan penyuluhan.



Seksi Pengawasan Keselamatan membawahi:





  • Penguji kendaraan bermotor;



  • Perbengkelan;

  • Penyuluhan.



            Fungsi Seksi Pengawasan Lalu Lintas:





  • Pelaksanaan penyiapan bahan petunjuk teknis;




  • Pelaksanaan penyiapan bahan pengadaan sarana dan prasarana;




  • Pelaksanaan penyiapan bahan penyusunan program;




  • Pelaksanaan penyiapan rancangan produk hukum daerah;




  • Penetapan penyusunan rencana dan program kerja pelayanan teknik keselamatan;




  • Pelaksanaan penyiapan sarana dan prasarana pendukung pelayanan penyuluhan perhubungan;




  • Pelaksanaan penyusunan penyuluhan dan pembinaan pemakai jalan;




  • Penetapan pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor;




  • Penetapan pelaksanaan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan sesuai dengan kewenangannya;




  • Pelaksanaan penunjukan lokasi dan pengelolaan pemeriksaan kendaraan bermotor;




  • Penetapan wilayah operasi dan kebutuhan kendaraan untuk angkutan orang;




  • Pelaksanaan penilaian dan penghapusan kendaraan bermotor;




  • Pelaksanaan pelayanan administrasi pendaftaran dan registrasi dan mutasi serta numpang uji kendaraan bermotor;




  • Pelaksanaan pemeliharaan peralatan pemeriksaan pengujian kendaraan bermotor;




  • Penyusunan rencana dan program kerja operasional kegiatan pelayanan dan pengelolaan teknik perbengkelan;




  • Pemberian izin usaha bengkel umum kendaraan;




  • Pelaksanaan rumusan kebijakan dalam pembuatan karoseri kereta gandengan, kereta tempelan, bak muatan, modifikasi serta alat wajib memenuhi persyaratan teknis kendaraan bermotor;




  • Pelaksanaan penetapan ketentaun tambahan susunan alat-alat tambahan pada mobil bus dan penumpang umum sebagai kendaraan umum;




  • Pelaksanaan pembinaan operasional bengkel di bidang peningkatan profesinalisme bagi tenaga mekanik melalui pendidikan dan pelatihan;




  • Bimbingan dan arahan terhadap ketentuan teknis laik jalan kendaraan bermotor;




  • Pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas pengelolaan teknik prasarana;



  • Pelaksanaan tugas – tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh Kepala Bidang Pembinaan Prasarana dan Keselamatan sesuai dnegan tugas dan fungsinya.