RENSTRA

  BAB I PENDAHULUAN

1, Latar Belakang

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional memberikan landasan hukum dalam perencanaan pembangunan. Sistem ini merupakan satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara pernerintahan baik pusat maupun daerah. Berkaitan dengan perencanaan pembangunan di bidang perhubungan Kabupaten Bener Meriah, perencanaan stratejik disusun untuk menjamin aparatur Dinas Perhubungan melaksanakan tugas dan kewenangannya dengan sungguh-sungguh. Dalam sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, perencanaan stratejik merupakan langkah awal dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsi dinas yang dibebankan oleh kepala daerah.

Penyusunan Renstra Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah tahun     2017 – 2022 didasarkan pada hasil analisis lingkungan baik internal maupun eksternal untuk memetakan kekuatan (strengths), kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan tantangan (chalenges) yang ada. Analisis terhadap unsur-unsur tersebut merupakan dasar bagi perwujudan dan pencapaian visi, misi, dan strategi Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah. Dengan visi, misi, dan strategi yang jelas maka diharapkan Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah dapat menyelaraskan potensi yang dimiliki dengan kendala yang dihadapi.

Perencanaan stratejik  ini berisi serangkaian rencana tindak baik program dan kegiatan mendasar yang disusun untuk diimplementasikan oleh seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah dalam rangka pencapaian tujuan yang ditetapkan.

2. Maksud, Tujuan dan Sasaran Penyusunan Renstra

Renstra Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah Tahun 2017 – 2022 berorientasi pada hasil yang ingin dicapai oleh dinas selama kurun waktu 5 (lima) tahun yang selanjutnya akan dijabarkan dalam rencana kerja tahunan secara sistematis dan berkesinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau yang mungkin timbul. Renstra ini memuat visi, misi, tujuan, strategi, program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah yang disesuaikan dnegan visi dan misi Bupati Bener Meriah terpilih dalam waktu 5 tahun mendatang.

Maksud disusunnya rencana stratejik ini adalah untuk memberikan arah dan landasan yang lebih konkrit terhadap tujuan, kebijakan dan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah untuk masa lima tahun ke depan. Dengan adanya renstra ini diharapkan alokasi sumber daya dilakukan secara efektif dan efisien dan diarahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat.

Renstra ini akan memberikan kemudahan bagi Dinas Perhubungan dalam mengukur kinerja penyelenggaraan pemerintahan khusunya di bidang perhubungan.

Tujuan penyusunan renstra Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah tahun 2017 – 2022 adalah:

  1. Sebagai landasan dan acuan penyusunan perencanaan pembangunan di bidang Perhubungan.
  2. Sebagai landasan pelaksanaan sistem akuntabilitas dan kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah berdasarkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik (Good Governance ) ;
  3. Pedoman  dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Rencana Kerja (RENJA) dan Penetapan Kinerja (Tapkin), serta sebagai rujukan dalam penyusunan Laporan Kinerja;
  4. Menciptakan akuntabilitas kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah

Sasaran penyusunan Renstra adalah meningkatnya efisiensi, efektivitas, produktivitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

3. Landasan Penyusunan Renstra

Penyusunan  Renstra Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah tahun 2007-2012 berdasarkan pada;

  1. Undang-Undang No. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
  2. Undang-Undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;
  3. Undang-undang Nomor 41 Tahun 2003 tentang Pembentukan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah di Provinsi Nanggaroe Aceh Darussalam;
  4. Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonom;
  5. Peraturan Pemerintah No. 8 tahun 2003 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah;
  6. Peraturan Presiden Republik Indonesia No 7 Tahun 2005 Tentang RPJM Nasional Tahun 2004-2009;
  7. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 13 tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
  8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

 

4. Sistematika Penulisan

Renstra Dinas Perhubungan  Kabupaten Bener Meriah tahun 2017 – 2022, disusun dengan sistematika sebagai berikut :

 

Bab I       Pendahuluan

                Pada bab ini dijelaskan Latar Belakang, Maksud, Tujuan dan Sasaran Penyusunan Renstra, Landasan Penyusunan Renstra, dan Sistematika Penulisan Renstra.

Bab II      Gambaran Umum

                Pada bab ini dijelaskan gambaran umum Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah.

Bab III    Visi dan  Misi

                Pada bab ini dijelaskan mengenai visi dan misi Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah.

Bab IV    Tujuan dan Sasaran

                Pada bab ini dijelaskan penetapan tujuan dan sasaran berdasarkan analisis lingkungan.

Bab V     Strategi Pencapaian Tujuan dan Sasaran

                Pada bab ini digambarkan kebijakan, program dan kegiatan yang akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah selama tahun anggaran 2017–2022 guna mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan.

 

BAB II  GAMBARAN UMUM

  1. Tugas Pokok dan Fungsi

Berdasarkan Qanun  Kabupaten Kabupaten Bener Meriah Nomor : 02 Tahun 2016  tentang Uraian Tugas Pejabat Struktural pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah, maka tugas, fungsi dan susunan organisasi Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah sebagai berikut:

1. Tugas

Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah mempunyai tugas melaksanakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan di bidang perhubungan.

2. Fungsi

Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah mempunyai fungsi:

  • Pelaksanaan urusan ketatausahaan dinas;
  • Penyusunan Program Kerja Tahunan jangka menengah dan jangka panjang;
  • Penyusunan program dan kebijakan teknis di bidang Perhubungan;
  • Pemberian perizinan dan pelaksanaan pelayanan umum dibidang Perhubungan;
  • Pembinaan Teknis di bidang perhubungan;
  • Pengawasan dan pengendalian di bidang perhubungan,
  • Perencanaan tata ruang perhubungan,
  • Penelitian di bidang perhubungan;
  • Pembuatan Rencana Teknis Bandar Udara Umum yang mengacu pada standar yang berlaku;
  • Pelaksanaan kerjasama pembinaan search and resque;
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidang perhubungan
  • Pelaksanaan koordinasi dengan instansi dan atau lembaga terkait lainnya di bidang  perhubungan; dan
  • Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh Bupati Bener Meriah sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

2. Struktur Organisasi

Berdasarkan Qanun Kabupaten Bener Meriah  Nomor 02 Tahun 2016  tentang susunan organisasi dan tata kerja Dinas-dinas Kabupaten Bener Meriah, untuk Dinas Perhubungan, terdiri dari 1 (satu) Orang Eselon I, 3 (tiga) Orang eselon III yang terdiri dari 1 (satu) sekretariat, dan 2 (dua) bidang yang menangani Pembinaan Prasarana dan Keselamatan, dan Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Adapun bagan organisasinya adalah sebagai berikut :

2. Susunan Organisasi Dinas Perhubungan, terdiri dari:

  1. Kepala Dinas;
  2. Sekretaris;
  3. Bidang Lalu Lintas  dan Angkutan Jalan;
  4. Bidang Prasarana dan Keselamatan;
  1. Sekretariat, terdiri dari :
  1. Sub Bagian Umum
  2. Sub Bagian Keuangan;

 

1. Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ( LLAJ ), Terdiri dari :

  1. Seksi Lalu Lintas dan Pengawasan Lalu Lintas; dan
  2. Seksi Angkutan

2. Bidang Pembinaan Prasarasa dan Keselamatan :

  1. Seksi Pembinaan Prasarana; dan
  2. Seksi Keselamatan

 

3. Penjabaran Tugas Pokok Dan Fungsi

  1. Sekretariat

Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang bertugas membantu kepala dinas dalam memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh satuan organisasi di lingkungan Dinas Perhubungan, dalam urusan umum, urusan perlengkapan, urusan keuangan, urusan SDM dan program, urusan kearsipan, perpustakaan, dokumentasi,  evaluasi  dan pelaporan.

Untuk  menyelenggarakan  tugas  sebagaimana  dimaksud  di  atas, sekretariat mempunyai fungsi:

  •     Menyusun pengadministrasian SDM dan program, perlengkapan dan peralatan,urusan rumah tangga dinas, keuangan, dokumentasi, perpustakaan dan kearsipan;
  •     Menyusun   anggaran,   pembinaan   organisasi  dan  tata  laksana, menyusun evaluasi dan pelaporan;
  •     Meningkatkan SDM;
  •     Membuat evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas Dinas Perhubungan dan;
  •     Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

  1. Sub Bagian Umun

Sub BagianUmum dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian Umum yang bertugas  membantu  Sekretaris  dalam melaksanakan urusan pengelolaan administrasi dan urusan rumah tangga, urusan peralatan dan perlengkapan dinas.

Penjabaran tugasnya adalah sebagai berikut:

  1. Mengelola surat masuk dan surat keluar;
  2. Mengelola kearsipan;
  3. Mengelola administrasi;
  4. Melaksanakan urusan humas;
  5. Melaksanakan urusan pengadaan peralatan/perlengkapan, pencatatan, penyimpanan,pendistribusian;
  6.   Melaksanakan urusan pemeliharaan/perawatan alat-alat kantor;
  7. Membuat evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas Sub Bagian Umum;
  8. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuaidengan tugasdan fungsinya.

 

  1. Sub Bagian Keuangan

Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian Keuangan yang bertugas membantu Sekretaris melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan yang meliputi penyusunan rencana anggaran pendapatan dan belanja dinas, verifikasi, pernedaharaan, penyusunan pertanggung jawaban keuangan dinas. Penjabaran tugasnya adalah sebagai berikut:

  1.  Menyusun program dan rencana keuangan berdasarkan ketentuan yang berlaku;
  2. Menyelenggarakan pelaksanaan administrasi keuangan;
  3. Menyiapkan kelengkapan SPP-UP, SPP-GU, SPP-TU, SPP-LS gaji dan tunjangan PNS serta penghasilan lainnya;
  4. Melakukan verifikasi SPJ;
  5. Menyiapkan  bahan  pertanggungjawaban  dan  laporan keuangan;
  6. Menyimpan    dan    memelihara    dokumen    keuangan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  7. Menyusun laporan bulanan, triwulan dan tahunan keuangan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan ;
  8. Membuat evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas Sub Bagian Keuangan;
  9. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuaidengan tugasdan fungsinya.

 

  1. Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ( LLAJ )

Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang bertugas membantu Kepala Dinas dalam memberikan pembinaan di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan kepada seluruh satuan organisasi di lingkup Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam  urusan manajemen/rekayasa lalu lintas dan  pengendalian  lalu lintas.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mempunyai fungsi:

  • Menyusun manajemen dan rekayasa lalu lintas;
  • Menyusun pengendalian prasarana dan fasilitas lalu lintas;
  • Menyusun identifikasi dan investigasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas jalan;
  • Memberikan perijinan di bidang lalu lintas;
  • Menyusun manajemen keselamatan lalu lintas;
  • Membuat evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas bidang lalu lintas;
  • Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

  1. Seksi Lalu Lintas dan Pengawasan Lalu Lintas

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memimpin Seksi Lalu Lintas dan Pengawasan Lalu Lintas dan Seksi Angkutan dalam pelaksanaan kegiatan teknis dan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku untuk mendukung kelancaran tugas pokok Bidang Perhubungan. Adapun tugas Seksi Lalu Lintas dan Pengawasan Lalu Lintas adalah sebagai berikut:

  1. Membuat rencana kerja berdasarkan peraturan  yang berlaku untuk pedoman pelaksanaan kegiatan.
  2. Membagi tugas kepada bawahan sesuai bidang masing-masing agar memahami tugasnya.
  3. Memberi petunjuk kepada bawahan berdasarkan pembagian tugas agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar.
  4. Mengkoordinasikan dan mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan bawahan dan mengecek hasilnya secara langsung atau melalui laporan untuk mengetahui kelancaran dan hambatan yang terjadi.
  5. Membina dan memotivasi bawahan dalam upaya meningkatkan produktifitas kerja dan pengembangan karier.
  6. Mengelola kegiatan penyusunan rancangan kebijakan sistem jaringan dan simpul perhubungan terpadu antar dan intra moda transportasi berdasarkan peraturan sebagai pedoman untuk pelaksanaan ketertiban transportasi perhubungan darat.
  7. Mengkoordinir kegiatan pembangunan jaringan dan simpul perhubungan terpadu melalui koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait untuk memudahkan arus lalu lintas perhubungan darat dan udara.
  8. Mengkoordinir penyusunan dan pemantauan tarif angkutan barang, penumpang dan jasa perhubungan darat berdasarkan ketentuan dan kebutuhan untuk menghindari penyimpangan dalam pelayanan transportasi angkutan darat.
  9. Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan penyusunan program dan prasarana perhubungan kerja tahunan, jangka menengah dan jangka panjang berdasarkan masukan unit kerja agar pelaksanaan kegiatan di bidang perhubungan terencana dan terukur.
  10. Mengelola kegiatan pengelolaan pengujian kendaraan bermotor berdasarkan standardisasi kelayakan untuk peningkatan keselamatan transportasi darat.
  11. Mengelola pelaksanaan kegiatan penempatan petugas LLAJ di lapangan sesuai ketentuan dan kebutuhan untuk menciptakan keamanan, kenyaman dan ketertiban lalu lintas.
  12. Megelola kegiatan pemberian izin operasional jasa angkutan orang dan barang sesuai ketentuan untuk menjaga keselamatan dan peningkatan PAD.
  13. Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kendaraan bermotor sesuai dengan ketentuan dalam rangka untuk menertibkan kelengkapan administrasi dan kelaikan kendaraan bermotor.
  14. Melakukan koordinasi dengan instansi dan atau lembaga terkait sesuai bidang tugasnya dalam rangka sinkronisasi pelaksanaan tugas.
  15. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya sesuai instruksi atasan agar tugas terbagi habis.
  16. Membuat laporan pelaksanaan tugas secara tertulis kepada atasan sebagai bahan untuk penyempurnaan laporan selanjutnya.

 

  1. Seksi Angkutan

Kepala Seksi Angkutan memimpin seksi angkutan dalam pelaksanaan kegiatan teknis dan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku untuk mendukung kelancaran tugas pokok Dinas Perhubungan.

  1. Penetapan penyusunan rencana dan program kerja pelayanan dan pengelolaan waktu;
  2. Penetapan penyusunan jaringan trayek dan penetapan kebutuhan kendaraan untuk  angkutan dalan trayek perintis;
  3. Pemberian izin trayek pedesaan/angkutan kota yang wilayah pelayanannya dalam satu wilayah kabupaten;
  4. Penetapan penyusunan jaringan lintas angkutan;
  5. Penetapan wilayah operasi dan kebutuhan kendaraan untuk angkutan orang;
  6. Penetapan pemberian izin operasi angkutan orang;
  7. Penetapan pemberian rekomendasi operasi izin angkutan cara sewa;
  8. Penetapan pemberian izin usaha angkutan pariwisata dan angkutan barang;
  9. Penetapan pemberian izin dispensasi angkutan umum dalam trayek;
  10. Penetapan tarif penumpang kelas ekonomi angkutan dalam kabupaten;
  11. Penetapan perumusan kebijakan penggunaan angkutan tidak bermotor; dan
  12. Pelaporan dan evaluasi pelaksaan tugas dan pelayanan dan pengelolaan angkutan.

 

  1.  Bidang Pembinaan Prasarana dan Keselamatan

Bidang pembinaan prasarana dan keselamatan mempunyai tugas melakukan pengawasan keselamatan lalu lintas angkutan darat, pelaksanaan, penentuan dan pengoperasian lokasi fasilitas parkir untuk umum, mempersiapkan dan pengelolaan lokasi terminal penumpang dan barang.

  1. enyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Kepala Bidang Pembinaan Prasarana dan Keselamatan mempunyai fungsi:
  • Pelaksanaan penyusunan petunjuk teknis di bidang sarana dan keselamatan;
  • Pelaksanaan penyediaan dan pemeliaharaan fasilitas dan perlengkapan jalan dalam kabupaten;
  • Pelaksanaan penyiapan bahan penyusunan program kerja di bidang pembina sarana dan keselamatan;
  • Pelaksana penyediaan dam pemeliharaan fasilitas dan perlengkapan jalan kabupaten;
  • Pelaksanaan penyiapan bahan pengawasan dan pengendalian lokasi, ukuran dan muatan kendaraan;
  • Pelaksanaan penyiapan bahan pembinaan sumber daya manusia (SDM) sesuai penyelenggaraan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan;
  • Pelaksanaan penentuan dan pengoperasian lokasi fasilitas parkir untuk umum;
  • Pelaksanaan penelitian daerah rawan kecelakaan, analisa dan evaluasi kecelakaan perhubungan;
  • Pelaksanaan perumusan kebijakan mengenai sarana angkutan, pemantauan kelayakan sarana angkutan;
  • Penyusunan rencana program dan prasarana perhubungan; dan
  • Pelaksanaan tugas tugas lainya yang diberikan oleh kepala dinas perhubungan sesuai tugas dan fungsimya.

 

  1. Kepala Seksi  Pembinaan Sarana

Memimpin Seksi Keselamatan dan Pembinaan Sarana dalam pelaksanaan kegiatan teknis dan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku untuk mendukung kelancaran tugas pokok Bidang Perhubungan.

  1. Membuat rencana kerja berdasarkan peraturan  yang berlaku untuk pedoman pelaksanaan kegiatan;
  2.  Membagi tugas kepada bawahan sesuai bidang masing-masing agar memahami tugasnya;
  3. Memberi petunjuk kepada bawahan berdasarkan pembagian tugas agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar;
  4. Mengkoordinasikan dan mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan bawahan dan mengecek hasilnya secara langsung atau melalui laporan untuk mengetahui kelancaran dan hambatan yang terjadi;
  5. Membina dan memotivasi bawahan dalam upaya meningkatkan produktifitas kerja dan pengembangan karier;
  6. Mengkoordinir penyediaan dan pemeliharaan fasilitas dan rambu lalu lintas perhubungan darat pada jalan kabupaten melalui kerjasama dengan instansi dan lembaga lainnya untuk peningkatan pelayanan perhubungan bagi masyarakat;
  7. Mengelola pelaksanaan pengawasan dan pengendalian lokasi, ukuran dan muatan kendaraan sesuai ketentuan dalam rangka meminimalisir terjadinya kecelakaan;
  8. Mengelola kegiatan pembinaan manajemen dan pengawasan angkutan darat dan udara secara berkala untuk peningkatan kemampuan pengelola angkutan darat dan udara;
  9. Mengelola kegiatan pembinaan sumber daya manusia penyelenggara sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan ketentuan dan kebutuhan dalam rangka menghasilkan pengguna fasilitas transportasi darat dan udara yang memahami aturan-aturan lalu lintas yang berlaku;
  10. Mengkoordinir kegiatan penentuan dan pengoperasian lokasi fasilitas parkir dan umum sesuai kebutuhan untuk menunjang tertibnya berlalu lintas;
  11. Mengelola kegiatan penelitian daerah rawan kecelakaan, analisa dan evaluasi kecelakan perhubungan darat dan udara berdasarkan hasil olahan data untuk mengurangi terjadinya kecelakaan angkutan darat dan udara;
  12. Mengelola kegiatan perumusan kebijakan mengenai sarana angkutan dan pemantauan kelaikan sarana angkutan melalui analisis kebutuhan masyarakat dan prasarana penunjang untuk pedoman kelancaran pelaksanaan tugas;
  13. Mengkoordinir kegiatan pelaksanaan pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan perhubungan udara dan pemberian rekomendasi yang berkaitan dengan  Bandar Udara berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku dalam rangka peningkatan pelayanan transportasi udara;
  14. Mengelola pelaksanaan kegiatan penyusunan program dan prasarana perhubungan kerja tahunan, jangka menengah dan jangka panjang berdasarkan masukan unit kerja agar pelaksanaan kegiatan di bidang perhubungan terencana dan terukur;
  15. Melakukan koordinasi dengan instansi dan atau lembaga terkait lainnya sesuai dengan bidang tugasnya dalam rangka sinkronisasi pelaksanaan tugas;
  16. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya sesuai instruksi atasan agar tugas terbagi habis; dan
  17. Membuat laporan pelaksanaan tugas secara tertulis kepada atasan sebagai bahan untuk penyempurnaan laporan selanjutnya.

 

  1.  Sumber Daya Aparatur

Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah sebanyak 122 orang dengan rincian sebagai berikut :

 

  • Komposisi Status Kepegawaian :

No.

Status Kepegawaian

Jumlah

Prosentase

1

PNS

13 orang

(10,66%)

2

CPNS

0 orang

(0%)

3

Honorer

109 orang

(89,34%)

 

Jumlah

122 orang

(100%)

 

 

  •  Komposisi Jabatan PNS
 

No.

Jabatan PNS

Jumlah

Prosentase

1

Jabatan Struktural

13 orang

(100%)

2

Jabatan Fungsional Tertentu

0 orang

(    %)

3

Jabatan Fungsional Umum

0 orang

()

 

Jumlah

13 orang

(100%)

 

 

  • Komposisi Eselon PNS :

No.

Eselon PNS

Jumlah

1

Eselon II.a

1 orang

2

Eselon III.a

1 orang

3

Eselon III.b

2 orang

4

Eselon IV.a

4 orang

5

Staf

114 orang

 

Jumlah

122 orang

 

 

  • Komposisi Pendidikan PNS :

No.

Pendidikan PNS

Jumlah

Prosentase

1

SD

-

(0 %)

2

SLTP

-

(0%)

3

SLTA

4 orang

(30,77%)

4

D III      

1 orang

(7,69%)

5

S 1      

5 orang

(38,46%)

6

S2

2 orang

(23,08%)

 

Jumlah

13 orang

(100%)

 

 

  • Komposisi Pendidikan Pegawai Tidak Tetap (Tenaga Honorer) :

No.

Pendidikan Pegawai Tidak Tetap

Jumlah

Prosentase

1

SMP

1 orang

(0,97 %)

2

SLTA

91 orang

(88,35%)

3

D II

2 orang

(1,94%)

4

D III      

4 orang

(3,88%)

5

S 1      

2 orang

(10,68%)

 

Jumlah

orang

(100%)

 

  • Data pegawai menurut Gender :

No.

Pegawai menurut gender

Jumlah

Prosentase

1

Laki-laki

111  orang

(90,98%)

2

Perempuan

11  orang

(9.01%)

 

Jumlah

122 orang

(100%)

 

 

 

BAB III  PERNYATAAN VISI DAN MISI

A. Visi

Berdasarkan tugas pokok dan fungsi Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah  maka tujuan pelaksanaan dari penjabaran visi dan misi untuk mencapai apa yang menjadi cita-cita rencana kerja Dinas Perhubungan adalah:

 

Rounded Rectangle: Terwujudnya Pembangunan dan Pengembangan Sarana prasarana untuk Melayani Kebutuhan Masyarakat di Bidang Perhubungan Guna Mendukung Perekonomian Dearah menuju Masyarakat Islami, Harmoni, Maju dan Sejahtera 

 

 

 

 

 

B. Misi

Untuk mewujudkan visi dimaksud, ditetapkan misi sebagai berikut :

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 

Facebook Fans Page